login
login

HOLY MARKET is back (Edisi : Dibuang sayang, SWAP dong yang!)

1f932-1f3fb.png
HOLY MARKET is back Edisi : Dibuang sayang, SWAP dong yang! Minggu, 24 April 2022 Lokasi : GUDSKUL Ekosistem, Jl. Durian Raya no.30A Jagakarsa, Jakarta Selatan Info & Pendaftarant tenant: whatsapp. +62 812 9036 2655 (RURU Shop) email. holymarketisback@gmail.com Slot lapak terbatas! – Holy Market adalah pasar yang menggabungkan penjualan karya seni dan produk seni dengan barang-barang bekas pakai (second hand) dari seniman dan komunitas seni di Jakarta dan sekitarnya.

Lahan Becek: Beyond Terraformation, Towards Wet Lands of Opportunity

2022-03-16-16.11.47_Ayos-Purwoaji-300x200.jpg
Lahan Becek: Beyond Terraformation, Towards Wet Lands of Opportunity  Lahan Becek is an ongoing collaborative research project convened by Gudskul, Failed Architecture and the Research Center of Material Culture (RCMC). It explores multiple critical imaginations on the notion of terraforming, specifically by intertwining large scale production of space such as land reclamations and everyday spatial practices in Indonesia. Besides the ongoing archival and field research, these themes have also been examined as a co-learning subject for the Praktik Spasial course at Gudskul: Contemporary Art Collective and Ecosystem Studies.

Sekolah Temujalar live QnA session via Zoom

Gudskul Contemporary Art Collective and Ecosystem Studies invite you to join Sekolah Temujalar live QnA session via Zoom that will be held: Session 1 15 March 2022 03.00 PM – 04.30 PM GMT+7 Session 2 17 March 2022 03.00 PM – 04.30 PM GMT+7 Link to join: https://s.id/qna-gudskul5 GUDSKUL: Contemporary Art Collective and Ecosystem Studies, Jakarta— one of the lumbung’s members—will present Sekolah Temujalar, the fifth edition of their annual collective study program.

Ring Project #1: Metaphor About Island

http://www.ringproject.net Presentasi Ring Project #1: Metaphor About Island adalah proyek seni kolaboratif antarlokalitas yang dirintis dan diko-kuratori oleh Gudskul (Jakarta) dan Sandy Lo (Taipei) serta didukung oleh Taiwan National Culture and Arts Foundation. Dimulai sejak Maret 2021, proyek ini merupakan usaha adaptasi, pemulihan dan solidaritas dalam ranah seni, di mana kondisi pandemi global memacu kita untuk mencari daur baru untuk kerja-kerja bersama antarlokalitas. Dengan tajuk Metaphor about Island, beraneka pandangan dan kiasan akan ‘pulau’ menjadi gagasan untuk berdialog, memaknai ulang, berspekulasi dan menguji arti kedekatan, kediaman, keberlangsungan hidup, kebersamaan, keberagaman, kehadiran, keterhubungan dan kesetaraan dari lingkup ‘pulau’ masing-masing dan zona waktu yang berbeda pula.

CLASS MEETING ONLINE SHORTCOURSE 2021

Class Meeting Shortcourse Online 2021 Gudskul Ekosistem mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman yang sudah berpartisipasi dan menjadi bagian dalam Short Course Online Gudskul di Batch ke-2 dan ke-3 ini. Adapun format kelas yang hadir di Batch ke-2 dan ke-3 ini cukup beragam, format webinar yang hanya satu kali pertemuan, pre-record video dengan learning management system yang sembari jalan sedang diramu, serta kelas intensif yang memakan waktu pertemuan lebih panjang dan diakhiri dengan sebuah presentasi akhir.

A series of Metaphors about Islands: Islands’ Shadows and Shadows’ Islands exhibition

A series of Metaphors about Islands: Islands’ Shadows and Shadows’ Islands exhibition Gudskul Ekosistem presents “Collective as School” Gudskul Ekosistem was invited by Waley Art and Curator Sandy Hsiu-chih Lo to organize an exhibition series “Metaphors about Islands” of Ring Project at Waley Art, Gudskul presents an exhibition, workshop and program by using the idea of collective as a learning ground. Looking at the current context that artists can no longer revolve solely around themselves, then being collective and working collaboratively becomes a new way to take part in society.

Lewat Liwet (Talks⁣⁣ A conversation about generations with five art collectives in Indonesia⁣⁣)

Lewat Liwet (Talks⁣⁣ A conversation about generations with five art collectives in Indonesia⁣⁣) Untuk Goethe-Institut Kultursymposium Weimar 2021, Gudskul berdiskusi dengan @sikukeluang (Pekanbaru), @degilhouse (Medan), @serrum_studio (Jakarta), @sanggar.anak.akar (Jakarta), dan @serbukayu (Surabaya). Diskusi itu membahas tentang bagaimana metode bekerja bersama sebagai sebuah kolektif, proses regenerasi serta pengaruh seni pada tatanan sosial dan politik di masyarakat. Poin-poin diskusi tersebut berangkat dari temuan-temuan pada proyek penelitian berkelanjutan, FIXER yang telah berjalan sejak 2010, untuk membaca dan memetakan perkembangan praktik kolektif seni di Indonesia.

Gudskul Studi Kolektif 2021 – 2022

For our 4th edition of our Gudskul Collective Study, Gudskul Ekosistem is opening for new possibilities to invite inter-local collectives who’s interested in joining our one year program. The opening is only applied for those who lives in these specific timezones: GMT+4 – GMT+10. Gudskul Collective Study program will start at September 2021 up until July 2022. Are you ready to become part of this international collectives of collectives?

Mari berbincang-bincang dan mendengarkan kisah di balik KARTON (Kartu Payon)!

Payon1-1-150x150.jpeg
Mari berbincang-bincang dan mendengarkan kisah di balik KARTON (Kartu Payon)! Senin, 30 Agustus 2021 19.00 WIB Lihat Kartu Payon di sini: https://payon.gudskul.art/payon-card/ Bersama: Blanco Benz Atelier, Kecoak Timur, Roompok Space, Sanggar Seni Rupa Kontemporer, TUDGAM Host: Putri Ayu Kobelita Tentang Payon Card Payon Card merupakan satu deck kartu yang dimainkan untuk rehabilitasi sebuah kegiatan atau menemukan solusi dari masalah yang ditemukan dalam proses kegiatan. Kata payon secara bahasa berasal dari bahasa Jawa yang berarti atap rumah.